Selasa, 01 Maret 2011

KULIAH UMUM:Aktifkan 5 Kekuatan untuk Sukses

Pendidikan Lampost : Senin, 28 Februari 2011


BANDAR LAMPUNG (Lampost): Meraih sukses merupakan impian setiap orang. Namun, untuk mencapai kesuksesan itu diperlukan usaha keras dari dalam diri.

Melalui kuliah umum agama Islam yang digelar Perguruan Tinggi Teknokrat bekerja sama dengan Majelis Taklim Babussalam, di kampus Jalan Z.A. Pagar Alam, Bandar Lampung, Sabtu (26-2), Ustaz Hendy Irawan Saleh dari Yayasan Wisata Hati pimpinan Ustaz Yusuf Mansyur memberikan kiat menjadi generasi muslim yang sukses.

Menurut Ustaz Hendy Irawan Saleh, untuk menjadi generasi muslim yang sukses harus bisa mengaktifkan lima kekuatan diri secara spiritual. Lima kekuatan tersebut adalah kekuatan niat the power of intention. "Mau sukses itu harus punya niat, punya mimpi, dan lainnya," kata Ustaz Hendy.

Kemudian kekuatan salat atau doa (the power of pray). Karena dalam salat ada doa, dalam salat ada disiplin, konsentrasi, dan pengharapan. Kekuatan ketiga, pheromone atau aura (the power of pheromone). Dalam kekuatan ini, pengalaman hidup bisa dibagi/diceritakan ke orang lain.

"Pengalaman hidup ini tidak selalu yang baik. Bahkan pengalaman gagal pun bisa juga menjadi penyemangat bagi mereka yang gagal," kata dia.

Selanjutnya kekuatan sedekah (the power of giving). Penekanan kekuatan sedekah ini yang selalu dikedepankan Yayasan Wisata Hati. Dengan semakin banyak bersedekah, akan semakin banyak rezeki yang diperoleh. Apalagi, sedekah ini merupakan hal yang sebenarnya sangat mudah dilakukan dan sangat memberi manfaat, baik bagi yang memberi maupun yang menerima sedekah tersebut.

Kekuatan kelima, kekuatan bersyukur (the power of grateful). Dengan bersyukur ada kekuatan hati yang bisa dirasakan. Karena ternyata banyak orang lain yang nasibnya tidak lebih baik dari kita.

Sementara itu, pengurus Majelis Taklim Babussalam Elva Surya mengatakan kuliah umum ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian majelis taklim terhadap generasi muda. Apalagi, saat ini banyak generasi muda yang semakin jauh dari pengetahuan agama. (NOV/S-1)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar