Sabtu, 09 April 2011

Pengertian Tipe Belajar Chaining

AMIROH

Pernahkan kelas anda menjadi murung tak bergairah. Ketika anak didik tidak mampu berkonsentrasi, ketika sebagian besar anak didik membuat kegaduhan, ketika anak didik menunjukkan kelesuhan, ketika anak didik semakin berkurang dan ketika sebagian besar anak didik tidak menguasai bahan yang telah guru sampaikan, maka bersegeralah mencari tau apa faktor penyebabnya. bersegeralah mendapatkan jawabannya. Karena bila tidak, maka proses pembelajaran akan hilang percuma.

boleh jadi dari sekian keadaan tersebut salah satu penyebabnya adalah faktor
tipe belajar. Karenanya efektifitasnya tipe belajar patut dipertanyakan.
Para peneliti menemukan adanya berbagai gaya belajar pada siswa
yang dapat digolongkan menurut kategori-kategori tertentu. Mereka
berkesimpulan bahwa:
a. Tiap murid belajar caranya sendiri yang kita sebut gaya belajar, juga guru
mempunyai gaya mengajar masing-masing.
b. Kita dapat menemukan gaya belajar itu dengan instrumen tertentu.
c. Kesesuaian gaya mengajar dengan gaya belajar mempertinggi efektifitas
belajar.

Penggunaan tipe belajar yang tidak sesuai dengan tujuan pengajaran
akan menjadi kendala dalam mencapai tujuan yang telah dirumuskan, cukup
banyak bahan pelajaran yang terbuang dengan percuma hanya karena
penggunaan tipe belajar menurut kehendak guru dan mengabaikan kebutuhan
siswa, fasilitas, serta situasi kelas. Guru yang selalu senang menggunakan
metode ceramah sementara tujuan pengajarannya agar anak didik
memperagakan shalat, adalah kegiatan belajar mengajar yang kurang
kondusif. Seharusnya penggunaan tipe belajar dapat menunjang pencapaian
tujuan pengajaran, bukannya tujuan yang menyesuaikan diri dengan tipe
belajar.

Menurut Robert M. Gagne belajar adalah seperangkat proses kognitif
yang mengubah sifat stimulasi lingkungan, melewati pengolahan informasi,
dan menjadi kapabilitas baru. Gagne berpendapat bahwa belajar bukan hanya
disebabkan oleh proses pertumbuhan saja, namun juga disebabkan oleh
perubahan yang terjadi dalam kemampuan manusia yang terjadi setelah
belajar secara terus menerus. Gagne berkeyakinan bahwa belajar dipengaruhi
oleh faktor dalam diri dan faktor luar diri dimana keduanya saling
berinteraksi.

Sumber: Dr. Herpratiwi, Teori Belajar dan Pembelajaran, Universitas lampung, 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar