Minggu, 24 Oktober 2010

Prediksi soal dan pembahasan Mathematics UN 2010-2011 SMP, Mathematics for Junior


math for junior high school consists of various types of problems, especially for the national exam, there are several questions that often come out to diujiakan, so that by looking at the matter from year to year we can predict problems that will arise.The following documents are predictions about the UN (National Exam) for the years 2010-2011, written by a teacher at Junior High School 7

Kamis, 30 September 2010

Pengajaran Digital atau Manual?

"Jika kita tidak memanfaatkan sepenuhnya komunikasi elektronik dalam pendidikan, kita akan seperti nenek moyang kita yang gagal menggunakan alfabet, menolak mencetak buku, atau masih menggosok-gosokkan batang kayu untuk menciptakan api" (Revolusi Cara Belajar, Gordon Dryden & Jeanette Vos:93)


Pernyataan di atas mungkin terlihat sangat kontroversial. Dimuat dalam sebuah buku yang terbit dalam bahasa Inggris tahun 1999, tentunya menjadi catatan tersendiri. Karena kenyataannya dunia komunikasi elektronik pada 11 tahun setelah buku itu terbit, yaitu saat ini, memang sudah sebegitu meluas jangkauannya. Tak terelakkan, kita semua tersentuh kemajuan teknologi tersebut. Akan tetapi, akankah kalimat sarkastis itu benar-benar sebegitu meyakinkan bisa terjadi?

Beberapa hari terakhir ini saya memang sering memikirkan tentang mana yang lebih penting didahulukan bagi anak-anak, mengenal dunia digital dan memperdalamnya sejak dini ataukah lebih dulu mengajak mereka mengeksplorasi dunia nyata? Kesimpulan saya, dua-duanya bisa berjalan beriringan. Meski saya tetap melihat interaksi dengan dunia nyata perlu diperbanyak porsinya, namun saya anggap kedua-duanya adalah penting.

Dunia digital memang akan selalu menunggu sambil dia maju, tapi jika terlalu ekstrim untuk tidak mengenalkan anak-anak pada teknologi digital, maka beberapa manfaat edukatif bermediakan alat ini tentu menjadi luput. Jika tujuannya untuk edukasi, mengapa tidak? Bukankah tanpa disadari, anak-anak sebenarnya tetap akan bersentuhan dengan dunia elektronik dan digital dalam kehidupan sehari-hari, minimalnya dengan alat paling sederhana yaitu handphone (meski hanya 'mengoprek' HP milik orang tuanya) atau televisi. Apa yang mereka akses atau lakukan dengan alat-alat tersebut? Tanpa panduan pastinya bisa segala hal (baik negatif maupun positif) mereka terima.

Yang terpenting menurut saya adalah: (1) Porsi yang seimbang antara belajar di dunia nyata dengan belajar secara digital dan bahkan virtual. Hal ini tak hanya warning untuk anak-anak tapi juga orang dewasa. (2) Pendampingan orang tua.

Tentang pernyataan Dryden dan Vos di atas, tentunya hanya perjalanan waktu yang bisa membuktikannya. Setuju atau tidak setuju dengan pernyataan tersebut, pada akhirnya kita tidak akan bisa memaksa orang lain memilih jalan yang kita tempuh. Setiap orang akan mengambil pilihan yang paling sesuai dengan keyakinannya masing-masing.

Selasa, 28 September 2010

Soal Bahasa Indonesia 2010 SMP

 Soal Bahasa Indonesia Ujian Nasional untuk SMP (UAN, UNAS, UN, soal ujian, prediksi soal, latihan soal, soal SMP, bocoran soal, kumpulan soal)
about the latest from us, that is a matter of National Examination last year 2010, harapanya with problems that arise in the year 2010 can become learning materials and predictions for the matter which appeared in 2011, because in general a matter

Soal Bahasa Indonesia Ujian Nasional untuk SMP 2006 (junior high school, public, free download)

Soal Bahasa Indonesia Ujian Nasional untuk SMP (UAN, UNAS, UN, soal ujian, prediksi soal, latihan soal, soal SMP, bocoran soal, kumpulan soal)
 
about Indonesian nasional test to junior high in 2006, consists of 50 questions, still the same as before, the issue revolved around poetry, literature, prose, poem, speech or frame, to guess the background on a fragment of a story, capture the

Bahasa Indonesia Ujian Nasional 2004 for SMP (Nasional Test Indonesia Language for Junior High School)

Soal Bahasa Indonesia Ujian Nasional untuk SMP (UAN, UNAS, UN, soal ujian, prediksi soal, latihan soal, soal SMP, bocoran soal ujian) 
about Indonesian language test to junior high in 2004, consists of 60 questions, still the same as before, the issue revolved around poetry, literature, prose, poem, speech or frame, to guess the background on a fragment of the story, vocabulary, suffix,

Bahasa Indonesia Ujian Nasional 2005 for SMP (Nasional Test Indonesia Language for Junior High School)

Soal Bahasa Indonesia Ujian Nasional untuk SMP (UAN, UNAS, UN, soal ujian, prediksi soal, latihan soal, soal SMP)
about Indonesian to junior high in 2005, this matter is a adapted from questions about Indonesian for the national exam in 2005, consists of 60 questions, you must complete the questions on literature, sentence structure, vocabulary, rhymes, poems, short stories and fragments

Menangkap Kupu-Kupu Lagi

Dulu saya pernah memposting tulisan berjudul, Mengejar Kupu-Kupu. Tulisan itu saya buat ketika kami baru 26 hari tinggal di rumah baru di Tanjungsari. Tak terasa sekarang sudah hampir mendekati masa 2 tahun kami menempati kawasan ini, dan anak saya Luqman ternyata masih menyimpan rasa penasaran terhadap kupu-kupu yang tidak terlalu jinak. Ia ingin mencoba menangkapnya, walau kemudian dilepaskannya kembali.

Berbekal jaring penangkap ikan (lamit kalau kata orang Sunda ^_^), sejak kemarin ia terus tertarik untuk mengubahnya menjadi penangkap kupu-kupu. Ia terinspirasi dari buku yang memperlihatkan alat itu dipakai anak-anak untuk berburu kupu-kupu. Awalnya saya membeli 'lamit' memang hanya untuk menangkap ikan yang ada di kolam kecil kami. Kemudian berubah jadi penjaring kupu-kupu, sepertinya bukanlah ide yang perlu ditolak.


Satu hal yang menarik, kupu yang biasanya sangat liar dan terbang cekatan itu bahkan bisa terdiam di tangan anak saya selama kurang lebih 3 menit. Caranya hanya dielus-elus dan "memakai kekuatan pikiran" (begitu kata Luqman ^^).

Waah, sebenarnya mungkin juga ada pengaruh film MATILDA (anak yang memiliki kekuatan imajinasi sehingga bisa membebaskan teman-temannya dari seorang kepala sekolah yang jahat). Luqman menontonnya hingga beberapa kali dan begitu takjub dengan kehebatan MATILDA. Dengan pendampingan, film itu bisa sekalian mengajarkan pada anak-anak tentang hebatnya pikiran yang pantang menyerah. Tokoh Matilda yang sangat mandiri dan percaya diri membuat anak-anak belajar tentang kebalikan dari imperior.

Nah, setelah kemahiran menangkap kupu-kupu ini makin baik, dan pasti besoknya dan besoknya lagi diulang, rencananya saya akan membuatkan penangkaran kupu-kupu mini buat anak-anak. Setidaknya untuk mempertahankan benih kecintaan belajar sains sejak dini?